Didi Carsidiawan

menggali inspirasi, menggali potensi

Kuliah Tujuh Menit (Kultum)

Seorang pemuda (sebut saja namanya Anto) yang terlihat alim dengan berbaju koko dan memakai peci sedang asyik duduk di kursi deretan sebelah belakang suatu bis kota. Dia adalah salah seorang penumpang bis kota tersebut. Ketika bis berhenti sejenak, naiklah seorang pemuda kurus yang kemudian duduk disebelah Anto. Bis kota kembali berjalan.

Tak lama kemudian, pemuda kurus tersebut mengeluarkan sebilah pisau dan menodongkannya ke arah Anto. Seketika Anto tersadar bahwa yang duduk disebelahnya adalah seorang preman atau penodong jalanan. Namun dia tetap bersikap tenang dan tidak panik, malah Anto kemudian memberikan pelajaran manajemen kalbu kepada preman tersebut

”Sekarang adalah bulan suci Ramadhan, kita harus banyak-banyak beribadah, antara lain kita harus memperbanyak shalat sunah, banyak-banyak membaca al-quran, kita harus memperbanyak i’tikaf di mesjid, banyak-banyak shodaqoh. Tidak baik mencari rezeki dengan cara menodong, berdosa, dan rezekinya tidak akan halal……….!”

Mendengar Anto malah memberikan ceramah kepada dirinya, sang preman akhirnya merasa keki, apalagi setelah para penumpang yang duduk di depan semua melihat ke arah nya….sang preman tambah malu….akhirnya dengan langkah mundur teratur, di keluar dari bis kota tersebut….wakakakakakkkk………

Catatan : Diadopsi dan diceritakan kembali dari acara “Tangkap” di ANTV.

Agustus 31, 2008 - Posted by | Cerita Humor

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: