Didi Carsidiawan

menggali inspirasi, menggali potensi

Nyuri Sandal di Mushola

Ada-ada saja kelakuan (sebut saja) si Dul. Bagaimana tidak, ketika orang-orang berdatangan ke sebuah mushola untuk menunaikan ibadah sholat magrib, si Dul malah celingak-celinguk di depan pintu masuk mushola. Ketika jamaah mushola sudah sepi karena khusuk menunaikan sholat magrib…eh..si Dul malah sibuk mengambil sandal-sandal yang berjejer di depan pintu masuk mushola. Satu per satu sandal tersebut dimasukkannya ke dalam tas yang dia bawa (rupanya udah dipersiapkan sebelumnya ya…) sampai akhirnya tas tersebut penuh dengan berbagai merek sandal! Operasinya telah berhasil dengan ”sukses”, dia pun lalu meninggalkan mushola tersebut.

Apa yang terjadi dengan jamaah mushola? Jamaah mushola pada ribut dan bingung karena sandal-sandal mereka raib….akhirnya para jamaah pun pulang tanpa memakai sandal.

Adapun si Dul…setelah mendapatkan banyak sandal, dengan santai bak tanpa dosa dan sikap yang meyakinkan bak seorang tukang kredit barang loakan, lalu dia keliling kampung menjajakan sandal-sandal tersebut. Setelah sekian lama…sampailah dia pada sebuah warung yang didepannya sedang duduk tiga orang pemuda.

”Sandal….sandal…ayo mas….nih dijual sandal-sandal…bagus….bagus….murah….murah”, kata si Dul promosi sambil mengeluarkan sandal satu per satu dari tasnya.

”Wah boleh juga tuh…sandalnya….kebetulan lagi ga pake sandal nih…mana bang sandalnya?” kata salah seorang pria yang tadi duduk. Si Dul pun lalu memperlihatkan sandal-sandalnya.

“Eh…ini kok seperti sandal aku ya…?” kata pemuda tadi

“Wah ini juga kayak sandal gua nih…” kata seorang temannya

“Ini sandal gua nih…ga salah lagi…kok bisa ada di dia ya?” kata pria yang ketiga

“Kalo begitu…..kamu berarti pencuri sandal-sandal yang di mushola itu kan…?” kata yang bertiga serempak dengan bogem siap mendarat. Rupanya ketiga pemuda tersebut adalah jamaah shalat magrib mushola tadi, mereka telah jadi korban kejahilan tangan si Dul. Kehilangan sandal-sandal mereka…hemmm……

“Ampun mas…ampun…mas…saya ngaku mencuri sandal-sandal di mushola!”kata si Dul.

Wah…wah…apesss….akhirnya si Dul pun nyerah dan mengakui perbuatannya…..wakakakakkak…….rupanya senjata makan Tuan! Mungkin akibat si Dul belum makan bangku kuliah ya… atau belum belajar Marketing Management kali….he…he…he….

Catatan : Diadopsi dan diceritakan kembali dari acara “Tangkap” di ANTV.

Agustus 31, 2008 - Posted by | Cerita Humor

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: