Didi Carsidiawan

menggali inspirasi, menggali potensi

SOHE Kalah Terhormat

Pasangan ALDY dan SOHE

Pasangan ALDY dan SOHE

Akhirnya tuntas sudah pergelaran pesta demokrasi Pemilukada Provinsi Sumatera Selatan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2008-2013 dengan ditetapkannya hasil akhir rekapitulasi pemungutan suara pemilukada 4 September 2008 lalu melalui rapat pleno KPUD Sumsel hari ini, 11 September 2008.

Meskipun dalam kampanye terdahulu terjadi banyak black campaign yang dilakukan oleh masing-masing Timses kedua calon, serta terjadinya demo di kantor KPUD oleh para pendukung SOHE sebelum penetapan pemenang pemilukada, secara umum pemilukada Sumsel telah berhasil dengan sukses.

Sebagaimana diketahui, perebutan jabatan Sumsel-1 dan 2 untuk periode 2008-2013 melibatkan pasangan Alex Nurdin – Eddy Yusuf (ALDY) dan pasangan Syahrial OesmanHelmy Yahya (SOHE) masing-masing untuk calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel. Pasangan ALDY didukung oleh Partai Golkar, PBB, PBR, Partai Demokrat dan partai kecil lainnya. Sedangkan pasangan SOHE didukung oleh PDI Perjuangan, PKS, PPP, dan partai kecil lainnya.

Berdasarkan rekapitulasi akhir hasil perhitungan suara oleh KPUD Sumsel, pasangan ALDY meraih 1.866.390 suara (51,4%) sedangkan SOHE memperoleh 1.764.373 suara (48,6%) dari total jumlah suara yang sah sebesar 3.630.763 (71,34%). Jumlah pemilih yang terdaftar berjumlah 5.089.536. Dari jumlah tersebut, jumlah pemilih yang golput dan suara tidak sah berjumlah 1.458.773 (28,66%).

Kemenangan ALDY dari SOHE sangat tipis sekali karena hanya berselisih 102.017 suara. Sehingga SOHE-pun dapat dikatakan kalah dengan terhormat.

Sebetulnya sudah banyak yang menduga, bahwa siapapun yang menang dalam Pemilukada Sumsel ini akan menang dengan selisih suara yang tipis jika mengingat figur kedua calon gubernur yang tampil. Syahrial Oesman dari kubu SOHE, sebagai contoh, merupakan calon incumbent dalam pemilu kali ini, merupakan gubernur yang telah berhasil membangun Sumatera Selatan. Selama lima tahun menjabat Gubernur Sumatera Selatan periode 2003-2008, dia telah berhasil “mengubah” Sumatera Selatan dari sebelumnya yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa.

Dalam pandangan saya yang telah menetap di Palembang sejak 1999, kemajuan Sumatera Selatan khususnya Palembang dalam kurun lima tahun belakangan ini terasa sekali. Kemajuan dalam bidang infrastruktur jalan, jembatan dan lingkungan, sarana dan prasarana, bisnis dan perhotelan, penanaman modal, serta bidang olah raga yang salah satu contohnya keberhasilan kesebelasan Sriwijaya FC meraih double winner kejuaraan sepakbola nasional, yaitu juara Ligina dan Kopa Indonesia 2007.

Selain itu, pencanangan Sumsel sebagai Lumbung Energi dan Pangan Nasional serta Visit Musi 2008 dalam bidang pengembangan pariwisata Sumsel, meskipun keduanya belum dapat diwujudkan dengan baik disebabkan perlunya proses waktu yang panjang, namun hal itu sudah menunjukan “kemauan” Sumsel melalui Syahrial Oesman untuk lebih maju dan berkembang.

Semua itu telah berdampak pada pencitraan Palembang dan secara umum Sumatera Selatan dalam taraf nasional menjadi lebih baik dan lebih dikenal dibandingkan sebelumnya. Keberhasilan itu juga telah mendapatkan pengakuan secara nasional dari pemerintah pusat yaitu dengan diberikannya penghargaan Mahaputera Utama dari Presiden RI kepada Gubernur Syahrial Oesman.

Bagaimana dengan Alex Nurdin? Alex Nurdin yang merupakan mantan Bupati Musi Banyuasin merupakan sosok yang telah berhasil mewujudkan Muba yang sejahtera. Dia telah berhasil membangun masyarakat Muba yang sejahtera dalam kurun waktu 2002-2008, yaitu dengan menerapkan program sekolah gratis dari SD hingga SLTA, berobat gratis, serta pemberian asuransi dan tunjangan kematian bagi masyarakat Muba. Keberhasilannya dalam membangun Muba tersebut akan diterapkan di Sumsel sebagaimana janjinya dalam kampanye pemilu, yaitu menerapkan Program Sekolah Gratis dan Berobat Gratis bagi seluruh warga Sumatera Selatan.

Namun demikian, banyak pula yang menyangsikan terlaksananya penerapan program sekolah gratis dan berobat gratis di Sumsel yang dijanjikan kubu ALDY. Mereka beranggapan bahwa keberhasilan Kabupaten Muba yang lingkup wilayah maupun jumlah penduduknya yang lebih kecil belum tentu dapat diterapkan di Sumsel yang lingkupnya jauh lebih besar. Ditambah pula, keberhasilan Kabupaten Muba ditunjang oleh Pendapatan Asli Daerahnya yang sangat besar dibanding daerah lainnya di Indonesia terutama dari pendapatan migas.

Termasuk saya pun sering bertanya, apa mungkin sampai satu tahun kedepan (tahun anggaran 2009 sebagaimana yang dijanjikan ALDY jika tidak berhasil menepati janji, dalam satu tahun akan mundur) sekolah gratis dan berobat gratis yang notabene akan membutuhkan dana super besar dapat diterapkan di seluruh Sumsel?

Pertanyaan itu didasarkan pada dua alasan, yaitu; sebelum pelantikan gubernur yang baru sekitar bulan Oktober atau November 2008, besaran dan alokasi pengeluaran pada APBD Provinsi, Kabupaten, dan Kota untuk tahun anggaran 2009 di seluruh Indonesia termasuk di Sumatera Selatan kemungkinan besar telah disahkan oleh DPRD masing-masing. Alasan yang kedua; kalaupun harus merevisi APBD seluruh anggaran Pemda di Sumsel untuk memenuhi kebutuhan dana sekolah dan berobat gratis tahun 2009, maka revisi anggaran tersebut harus melalui persetujuan seluruh kepala daerah dan DPRD masing-masing yang notabene merupakan campuran dari berbagai elemen partai yang masing-masing partai punya kepentingan sendiri-sendiri.

Well…terlepas dari semua itu, yang jelas masyarakat Sumsel patut berbangga, siapa pun yang terpilih dari kedua pasang calon gubernur, kedua-duanya punya keunggulan dan komitmen yang baik bagi kemajuan Sumsel. Karena pasangan ALDY yang terpilih, kita harus menghormati dan mendukung apa yang menjadi pilihan rakyat.

Namun demikian, sebagai masyarakat Sumsel yang telah mendengar janji-janji dalam kampanye, kita tunggu janji Pak Alek Nurdin untuk mewujudkan program sekolah gratis dan berobat gratis bagi seluruh masyarakat Sumsel dalam kurun waktu satu tahun kedepan.

September 11, 2008 - Posted by | Artikel Bebas

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: