Didi Carsidiawan

menggali inspirasi, menggali potensi

Waspadai Penyadap di ATM !

Sang korban "Nicholas Sarcozy"

Nicholas Sarcozy

Baru-baru ini kita mendengar berita bahwa rekening bank milik Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dibobol pencuri. Berdasarkan laporan yang diberitakan mingguan Journal du Dimanche, bahwa pencuri berhasil membobol informasi rekening Sarkozy dan mencuri sejumlah uang. Berdasarkan laporan, uang Sarkozy raib sebesar 270 dollar AS. Kasus ini membuktikan bahwa sistem rekening bank via internet tidak selamanya sempurna.

Berita ini mengingatkan saya pada artikel yang saya copy bulan September 2008 lalu dari detik.com yang menceritakan tentang trik-trik para pembobol dana perbankan yang hampir serupa dengan berita di atas, tetapi kejahatan perbankan ini dengan memanfaatkan layanan perbankan berupa ATM.

Begini cerita lengkapnya…

Bagi anda yang sering melakukan transaksi keuangan via ATM, mulai sekarang waspada dan berhati-hatilah. Direktur Teknik Informatika BI, Iwan Setyawan, mengatakan konsumen harus mewaspadai adanya aksesori di mesin ATM, karena dikuatirkan benda tambahan itu adalah alat yang digunakan pembajak untuk menduplikasi PIN kartu ATM.

Alat yang sengaja ditempel pembajak tanpa sepengetahuan pihak bank itu biasanya berupa pita hitam dan lempengan yang tertempel pada tempat memasukkan kartu. “Alat itu akan merekam PIN yang diketik nasabah” katanya. Pita hitam juga menyebabkan kartu yang sudah masuk tidak bisa keluar lagi.

Setelah nasabah meninggalkan kartu yang terjebak dalam mesin ATM, maka si penjahat dapat menggunakan kartu tersebut, termasuk mengambil uang tunai milik korban. Sementara itu, lempengan atau yang dikenal dengan skimmer akan merekam semua data yang tercatat dalam garis hitam di bagian belakang kartu ATM, termasuk nomor PIN rahasia anda.

Dengan rekaman itu, si pembajak bisa membuat kartu baru dengan data nasabah yang telah ia curi. Pembajak pun akan leluasa menikmati fasilitas yang dimiliki oleh orang yang ia perdayai.

Iwan juga mengingatkan agar nasabah berhati-hati dengan benda lain yang melekat di sekitar ATM. “Hati-hati dengan kamera wireless. Ada juga benda seperti pembuka kunci ruangan ATM” katanya.

Kamera bisa ditempel dimana pun. Kamera itu akan merekam nomor PIN kartu ATM korban. “Makanya disarankan, ketika anda mengetik nomor PIN, tutupi dengan tangan yang satu lagi, biar tidak terekam oleh kamera atau pun orang yang mengintip”.

Saran :
1. Teliti baik-baik saat anda memasukkan kartu ATM.
2. Lihat apakah ada pita hitam dan lempengan yang tertempel pada tempat memasukkan kartu.
3. Perhatikan apakah ada kamera wireless.
4. Saat mengetik nomor PIN, halangi dengan tangan yang satunya lagi.

Maka mulai saat ini, ada baiknya kita menyimak kembali apa yang sering diucapkan oleh Bang Napi, “waspadalah…kejahatan bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan…waspadalah….waspadalah….!”

Oktober 20, 2008 - Posted by | Artikel Bebas

1 Komentar »

  1. berita tersebut sangat menginfirasi kita untuk senantiasa berhati-hati dengan kejahatan perbankan. lam kenal….

    Komentar oleh andhara | Oktober 21, 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: