Didi Carsidiawan

menggali inspirasi, menggali potensi

Kulit Hitam AS yang Pertama

The President of The USA

The President of The USA

Dalam sejarah kehidupan komunitas kulit hitam Amerika Serikat (AS), peranan warga kulit hitam AS dalam tatanan kehidupan bernegara dari dulu sampai sekarang masih termarjinalkan jika dibandingkan dengan komunitas warga kulit putih AS.

Dalam banyak hal, baik dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi, bahkan keterlibatan mereka dalam pemerintahan, masih minim jika dibandingkan dengan komunitas warga kulit putih. Hal itu mengingat warga kulit hitam AS bukan saja merupakan minoritas, tapi juga karena latar belakang sejarah mereka dahulu yang merupakan warga pendatang, budak-budak impor, bukan komunitas asli AS, dan lain-lain, sehingga mereka dipandang sebelah mata, warga kelas dua.

Dalam sejarahnya, mereka adalah korban perbudakan di masa lampau, yang tercerabut hak-hak hidupnya sebagai warga minoritas. Sejarah komunitas warga kulit hitam AS berawal ketika tahun 1619 sekitar dua puluh orang warga Afrika yang kemudian dipandang sebagai budak Afrika di bawa ke Jamestown, Virginia, AS. Mereka dibawa untuk memenuhi kebutuhan sebagai tenaga kerja yang tidak digaji alias sebagai budak.

Dalam kurun waktu berikutnya, gelombang impor warga kulit hitam Afrika untuk dijadikan budak ke AS terus dilakukan, sehingga jumlahnya semakin banyak meski mereka tetap sebagai minoritas. Perbudakan menyebabkan kesengsaraan dan ketidakadilan yang luar biasa dirasakan warga kulit hitam AS saat itu. Hal itu memicu penentangan dan pemberontakan dari para budak. Puncaknya adalah ketika tahun 1831 terjadi pemberontakan para budak di Virginia yang dipimpin oleh Nat Turner yang menuntut kebebasan, keadilan, dan persamaan hak-hak sipil bagi komunitas warga kulit hitam.

Gelombang penentangan dan pemberontakan kaum kulit hitam yang menuntut kesetaraan, keadilan, kebebasan, dan persamaan hak-hak sipil telah memaksa pemerintah AS pada tahun 1868 mengamandemen undang-undangnya dengan menjamin secara penuh kewarganegaraan bagi seluruh warga kulit hitam AS. Kemudian, pada tahun 1870, pemerintah memberikan hak untuk memilih dan dipilih pada pemilu kepada laki-laki kulit hitam.

Dampaknya adalah :

Tahun 1870, Hiram Rhoades Revels menjadi orang kulit hitam pertama AS yang terpilih sebagai anggota senat AS, dan Joseph Hayne Rainey menjadi orang kulit hitam pertama AS yang terpilih menjadi anggota DPR.

Dalam bidang olah raga, pada tahun 1947, Jackie Robinson, menjadi orang kulit hitam pertama AS yang bermain di Liga Utama Bisbol. Lalu, dalam bidang pendidikan, pada tahun 1962, James Meredith menjadi orang kulit hitam AS pertama yang mengenyam pendidikan di Universitas Mississippi.

Pada tahun 1963, Marthin Luther King, seorang pemimpin komunitas kulit hitam AS yang memperjuangkan kesetaraan hak-hak sipil warga kulit hitam, menjadi warga kulit hitam AS pertama yang mendapat hadiah Nobel Perdamaian.

Dalam bidang pemerintahan, tahun 1967, Thurgood Marshall menjadi orang kulit hitam AS pertama yang diangkat sebagai hakim Mahkamah Agung AS. Tahun 1989, Douglas Wilder menjadi orang kulit hitam AS pertama yang terpilih menjadi gubernur AS yaitu gubernur Virginia.

Lalu tahun 1992, Carol Moseley-Braun menjadi wanita kulit hitam AS pertama yang terpilih menjadi anggota senat di daerah pemilihan Illionis. Tahun 2001, Colin Powell menjadi orang kulit hitam pertama AS yang menjadi Menteri Pertahanan. Condoleeza Rice, pada tahun 2004 menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS di bawah kepemimpinan Presiden Bush junior.

Dalam perebutan kursi Presiden AS, Jesse Jackson tercatat sebagai orang kulit hitam pertama AS yang mencalonkan diri dalam nominasi kandidat Presiden dari Partai Demokrat, yaitu tahun 1984 dan 1988, meskipun kedua periode tersebut semuanya kandas.

Sekarang, tahun 2008, melalui Pemilu yang digelar pada 4 November 2008 dan merupakan Pemilu yang paling fenomenal, khususnya dalam sejarah kulit hitam AS adalah terpilihnya Barack Hussein Obama sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44 dan merupakan Presiden AS pertama dari keturunan Afrika-Amerika, sekaligus sebagai Presiden kulit hitam pertama AS. Obama berhasil mewujudkan mimpi Jesse Jackson bahkan seluruh komunitas kulit hitam AS dengan mengalahkan rivalnya dari Partai Republik, John McCain, dengan perolehan suara yang sangat mencolok.

November 27, 2008 - Posted by | Artikel Bebas

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: